Tampilkan postingan dengan label For Children. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label For Children. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Topeng Kaca

Penulis : Suzue Miuchi

Buat yang hobi baca komik sekitar tahun 90-an, pasti sudah mengenal komik Topeng Kaca. Topeng Kaca adalah komik serial cantik yang punya beberapa judul dengan tokoh utama yang sama yaitu Maya Kitajima. Cerita inti serial Topeng Kaca ini adalah tentang perjuangan seorang gadis bernama Maya Kitajima yang tidak cantik dan tidak pandai namun sangat menyukai film dan drama, untuk menjadi seorang bintang panggung teater terkenal. Dengan bantuan gurunya, seorang mantan aktris terkenal yang tanpa sengaja menemukan bakat dalam diri Maya Kitajima, gadis kecil ini perlahan-lahan tumbuh dan muncul sebagai bintang besar. 

Seperti halnya kisah serial cantik lainnya, di komik Topeng Kaca ini ada bumbu romantismenya juga. Cinta segitiga antara beberapa tokoh utama di serial ini menjadi pelengkap cerita yang memang diperuntukkan bagi remaja. Kisah cinta antara Maya Kitajima dan Masumi Hayami (penggemar rahasia dan bos perusahaan Daito yang dibenci olehnya) yang terpaut beda usia 10 tahun, dan juga Koji teman laki-lakinya sesama pemain drama yang sejak pertama kali bertemu dengan Maya Kitajima sudah langsung menyukainya.

Saat ini, serial Topeng Kaca diterbitkan ulang buat para fansnya dimasa lalu. Saya sendiri baru pertama kali membaca Topeng Kaca, walaupun sudah sejak lama mengetahui komik ini. Sampai dengan saat ini 44 volume serial Topeng Kaca sudah diterbitkan, namun akhir kisah cinta tokoh utama Maya Kitajima belum mencapai endingnya.

Pada tahun 90-an, genre komik yang sedang trend saat itu adalah serial cantik, dengan model-model cerita yang hampir sama, sebut saja serial cantik Mari Chan atau serial balet Swan. Kesemua judul komik tersebut mengisahkan seorang anak perempuan yang gigih mengejar mimpinya. Diantara beberapa judul komik serial cantik, ada yang sudah diangkat dalam bentuk anime bahkan ada juga yang sudah dibuat versi drama televisinya salah satunya adalah serial ini. Pemeran utama Maya Kitajima diperankan oleh Yumi Adachi dan pemeran utama laki-laki Masami Hayami oleh Seiichi Tanabe.


Selasa, 12 April 2011

Miiko

Penulis   : Ono Eriko
Penerbit : Gramedia


Miiko ini cerita bergambar alias komik. Tokoh utamanya anak perempuan kelas 5 SD, namanya Miiko. Di gambar komiknya tokoh Miiko ini mungil sekali. Tingginya tergolong pendek dibanding teman sekelasnya. Sebenarnya cerita Miiko ini memang ditujukan untuk anak-anak, tapi sah-sah saja kalau orang dewasa juga membacanya. Cukup manjur sebagai sarana refresing, karena ceritanya yang emang lucu, konyol, tapi tidak vulgar. Mungkin bisa dibilang terlambat bagi saya untuk menyukai komik ini, karena ternyata seri-seri komik Miiko sudah mencapai puluhan, bahkan sudah diterbitkan cerita-cerita terbaik pilihan penggemar.

Di dalam bukunya, saya membaca catatan penulisnya, yang memiliki obsesi untuk melestarikan cerita anak-anak seperti Doraemon. Fujiko Fumio adalah penulis cerita komik yang sangat dikagumi oleh Ono Eriko.

Buat yang pernah membaca komik atau menonton anime Chibi-Maruko Chan, sekilas hampir mirip. Cerita-cerita di dalam seri Miiko ini, kebanyakan seputar kehidupan Miiko dengan keluarganya (papa, mama, dan Mamoru adiknya) juga bersama teman-teman sekolahnya di Sekolah Dasar. Tapi di komik Miiko ini, juga ada cerita romantis dan mengharukan antara Miiko dan Tapei (teman cowok sekelasnya) loh. Saya masih terheran-heran, ternyata di Jepang untuk seusia anak SD sudah mengenal yang namanya suka-sukaan, sayang-sayangan, bahkan cinta-cintaan :D. Bagaimanapun juga kisah romantis yang ada di komik Miiko ini, tetap menunjukkan kepolosan seorang anak sekolah dasar.

Menurut saya sih, ini referensi yang bagus buat selingan bagi mereka yang terbiasa sibuk dengan aktifitasnya. Setidaknya lumayan kan, bisa ketawa-ketiwi sejenak. Cuma saran saya, jangan membacanya di tempat umum, kalau gag ingin dianggap aneh, heheh.

Selasa, 15 Februari 2011

I was a Rat or The Scarlet Slippers

Penulis      : Philip Pullman
Penerbit    : Gramedia Pustaka Utama



Ada beberapa kata untuk menggambarkan buku ini : lucu, kreatif, penuh pesan moral dan tentu saja menyuguhkan hasil akhir tak terduga. I Was a Rat or The Scarlet Slippers adalah karya lain dari Philip Pullman, penulis Trilogi His Dark Materials.

Berkisah tentang seorang anak laki-laki yang muncul secara tak terduga di depan pintu rumah pasangan suami istri lanjut usia Bob dan Joan, kata pertama yang terucapkan olehnya adalah I was a rat (aku dulu tikus). Roger, begitu dia disebut oleh pasangan tua tersebut seperti nama anak laki-laki yang tidak pernah mereka miliki. Siapakah Roger ? Apakah dia tikus ? Ataukah hanya seorang anak laki-laki yang merasa dirinya seperti tikus ?
Melalui hipotesa dan kesimpulan yang dilakukan para ahli dan ilmuwan kerajaan, Bob dan Joan berusaha menemukan jati diri Roger mulai dari tempat pelaporan anak hilang, kantor polisi, rumah sakit hingga sekolah dasar. I was a rat, aku dulu tikus, kata Roger kepada semua orang yang dia temui, mengantarkannya pada tempat-tempat baru beserta petualangan menyenangkan dan menyedihkan setelah dia meninggalkan selokan di bawah pasar tiga minggu yang lalu. Berperan sebagai monster tikus di beberapa acara karnaval kota, berkomplot dengan para gerombolan pencuri kecil, dan tentu saja yang paling menyenangkan diantara semuanya, makan semangkuk susu dan roti di ruang makan pondok Bob dan Joan. Terhimpit antara keyakinannya bahwa dia dulu tikus, dan anggapan masyarakat tentang dirinya sebagai seorang monster jadi-jadian yang berbahaya bagi orang lain, serta kasih sayang Bob dan Joan yang menganggapnya seperti anak mereka sendiri, Roger harus menentukan pilihannya.