Penulis : Eoin Colfer
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Masuk ke dalam petualangan kedua Artemis Fowl, artinya perang spesies antara Kaum Peri dan Manusia berhasil dihindari. Kurang lebih begitulah akhir cerita dari petualanga Artemis Fowl sebelumnya. Jika manusia dan peri berhasil menghindari pertikaian antara satu sama lain, lalu apakah sekarang mereka berteman atau bersahabat ? Jawaban dari pertanyaan itu hanya bisa ditemukan di seri-seri Artemis Fowl berikutnya, seperti halnya yang satu ini, Insiden Arktik.
The Arctic Incident dimulai dengan sedikit flashback tentang kejadian 2 tahun sebelumnya. Saat itu Artemis Fowl belum menjadi pemimpin kerajaan kejahatan di dunia. Masa kejayaan Artemis Fowl senior masih menjadi legenda. Bisnis-bisnisnya menggurita mulai dermaga-dermaga kota Dublin, hingga gang-gang sempit kota Tokyo. Artemis Fowl senior mengembangbiakkan kekayaan dengan banyak kegiatan kriminal, namun dia juga bersikeras memiliki usaha legal untuk memperbesar simpanan kekayaannya di masa-masa mendatang. Dalam perjalanannya ke Rusia dengan menggunakan kapal pribadi milik keluarga Fowl, Fowl Star, Artemis Fowl senior ingin memulai bisnis barunya di daerah dingin tersebut. Namun kejadian selanjutnya bukanlah kabar gembira tentang kesuksesan bisnis yang baru dirintisnya, melainkan kabar menghilangnya Artemis Fowl senior dengan peristiwa tenggelamnya Fowl Star. Jelas tejadi sabotase terhadap kecelakaan tersebut, sayangnya ayah Artemis Fowl tidak kunjung ditemukan hingga bertahun-tahun kemudian, sehingga asumsi tewasnya Artemis Fowl senior perlahan-lahan menjadi fakta.


